November 6, 2007

Think

Filed under: journal fisika

ketika kita berfikir benar
sudahkah kita berfikir benar
ketika realita mengganggu mimpi kita, akankah kita terima dengan hati terbuka
teruslah berfikir jernih

ide

Filed under: uneg2

Ide datang dengan sendirinya tanpa kita sangka-sangka. Tak peduli sebodoh apa kita. Kita terhalang pada perasaan kita akan keterpurukan. Hal semacam itu tidak perlu kita pikirkan. Membuangnya adalah satu-satunya cara untuk membangkitkan kreatifitas kita.

Kehidupan kita hampir sama dengan kehidupan anakmuda di negara-negara maju lainnya. Predikat kemelayuan yang kita sandang-lah yang menjadikan kita semakin terpuruk. Sesunggunya, kalau kita sadar akan nilai “kemanusiaan” kita, predikat semacam itu bisa kita buang jauh-jauh.

uji komponen

Filed under: journal fisika

Tugas : Laporan Uji Komponen
Mata Kuliah : Instrumentasi Berbasis Komputer

LED

Gambar 1. Bentuk fisis dan simbol LED
LED adalah singkatan dari light emiting diode atau dalam bahasa indonesia biasa diartikan sebagai dioda yang dapat memancarkan cahaya. Seperti dioda, LED memiliki kutub anoda (+) dan kutub katoda (-) dan bekerja pada tegangan 1,6 Volt. Seperti yang terlihat pada gambar 1. Cahaya yang dipancarkan bervariasi jenisnya deradasarkan bahan pembentuknya. LED yang banyak beredar dipasaran adalah LED cahaya tampak.
Pengujian LED
Pengujian LED bertujuan untuk menentukan kelayakan LED dan menetukan jenis kutubnya.
Prosedur Pengujian
Prosedur pengujian led sebagai berikut:
1. Memilih multimeter yang layak digunakan.
2. Menetukan probe pada multimeter;
a. Untuk probe positif ditandai dengan tanda plus (+)/warna merah.
b. Untuk probe negatif ditandai dengan tanda plus (-)/warna putih atau hitam.
3. Memilih option Ohm Meter pada multimeter.
4. Menghubungkan kutub-kutub LED dengan probe multimeter seperti pada gambar 2.
a. Probe positif multimeter dihubungkan ke kutub yang panjang (anoda) dan probe negatif multimeter dihubungkan ke kutub yang pendek (katoda).
b. Probe positif multimeter dihubungkan ke kutub yang pendek (katoda) dan probe negatif multimeter dihubungkan ke kutub yang panjang (anoda).
5. Mengumpulkan data.
6. Analisa data.
7. Kesimpulan.

Gambar 2. Diagram pengujian
Data Pengujian LED
Dari pengujian di peroleh data sebagai berikut:
1. Ketika probe positif multimeter dihubungkan ke kutub yang panjang (anoda) dan probe negatif multimeter dihubungkan ke kutub yang pendek (katoda), LED tidak menyala.
2. Ketika probe positif multimeter dihubungkan ke kutub yang pendek (katoda) dan probe negatif multimeter dihubungkan ke kutub yang panjang (anoda), LED menyala.
Analisa Data
Dari data yang diperoleh, diketahui bahwa ketika probe positif multimeter dihubungkan ke kutub yang pendek (katoda) dan probe negatif multimeter dihubungkan ke kutub yang panjang (anoda), LED menyala. Sedangkan kutub katoda itu sendiri merupakan kutub negatif. Seharusnya, jika kita lihat dari prinsipnya bahwa bias forward (dioda menyala) terjadi jika kutub anoda led dihubungkan ke kutub positif sumber tegangan.
Dari analisa di atas dapat kita pahami bahwa probe positif multimeter mewakili kutub negatif sumber tegangannya.
Kesimpulan
Dari data dan analisa di atas, dapat kita simpulkan bahwa kutub anoda dan kutub katoda LED adalah seperti pada gambar berikut:

Gambar 3. Kutub-kutub pada LED hasil pengujian

Dan jika Point1b pada prosedur di atas menujukkan led tidak menyala, maka dapat disimpulkan led dalam keadaan rusak.

SEVEN SEGMEN
Seven segmen merupakan sebuah rangkaian led yang dibuat guna merepresentasikan angka desimal serta huruf. Ada dua tipe seven segmen yaitu common cathode dan common anode. Seperti yang digambarkan pada gambar di bawah ini.

Gambar 4. Skema rangkaian Seven Segmen
Sedangkan bentuk fisiknya adalah sebagai berikut:

(a) (b)
Gambar 5. Bentuk fisik dari seven segmen
Dari gambar di atas dapat kita lihat bahwa seven segmen terdiri dari 8 led yaitu led a, led b, led c, led d, led e, led f, led g, dan led dp. Pada gambar 5(b) huruf-huruf seperti a, b, c, d, e, f, g, dp, K dan K menggambarkan pin-pin dari seven segmen. Dan huruh K menunjukkan tipe seven segmen, yaitu Common Kathode.
Pengujian Seven Segmen
Pengujian seven segmen bertujuan untuk menentukan kelayakan dan tipe seven segmen.
Prosedur Pengujian
1. Memilih Multimeter yang layak.
2. Memutar option Ohm Meter.
3. Menandai tiap segmen dengan huruf-huruf seperti a, b, c, d, e, f, g, dp. Seperti pada gambar 6.
4. Mencari pin K atau pin ground pada seven segmen.
5. Menghubungkan satu persatu pin-pin yang ada pada seven segmen dengan probe multimeter. Dan sebagai referensinya pin ground.
6. Mengumpukan data.
7. Analisa data.
8. Kesimpulan.

Gambar 6. Diagram pengujian
Data Pengujian
Tabel 1. Data Pengujian Seven Segmen

Led yang menyala Pin seven segmen terhadap probe positif/Kutub (-) Pin seven segmen terhadap probe negatif/Kutub (+)
a 3 7
8 7
b 3 6
8 6
c 3 4
8 4
d 3 2
8 2
e 3 1
8 1
f 3 9
8 9
g 3 10
8 10
dp 3 5
8 5
Analisa Pengujian
Dari data yang diperoleh, ditunjukkan bahwa pin 8 dan 3 dikoneksikan dengan probe positif multimeter atau kutub negatif smber tegangan. Hal ini menunjukkan bahwa pin 8 dan pin 3 merupakan pin ground.
Data yang lain dapat diinetpretasikan ke dalam gambar 7, yang berarti seven segmen yang diuji bertipe Common Kathode.

Gambar 7. Inetpretasi data pengujian ke dalam sirkuit led
Kesimpulan
Dari data dan analisa di atas, dapat kita simpulkan bahwa seven segmen yang di uji bertipe Common Kathode dan layak untuk dipakai.

KONFIGURASI PIN PADA PORT PARALLEL.

Gambar 8. Pin port parallel female (betina) Tipe DB 25

Port parallel memiliki tiga bagian penting, yaitu: Port data (DP) yaitu dari pin 2 sampai dengan pin 9; Port control (PC) atau port read/write yaitu pin 1, 14, 16, dan pin 17; Port status (PS) atau port read only yaitu pin 10, 11, 12, 13, dan pin 15. Pin-pin berikutnya merupakan pin ground.
Pada tabel berikut ditunjukkan konfigurasi pi-pin port parallel.
Tabel 2. Konfigurasi pin port parallel Tipe DB 25

Pin (D-Type 25) SPP Signal Direction In/out Register Hardware Inverted
1 nStrobe In/Out Control Yes
2 Data 0 Out Data
3 Data 1 Out Data
4 Data 2 Out Data
5 Data 3 Out Data
6 Data 4 Out Data
7 Data 5 Out Data
8 Data 6 Out Data
9 Data 7 Out Data
10 nAck In Status
11 Busy In Status Yes
12 Paper-Out / Paper-End In Status
13 Select In Status
14 nAuto-Linefeed In/Out Control Yes
15 nError / nFault In Status
16 nInitialize In/Out Control
17 nSelect-Printer / nSelect-In In/Out Control Yes
18 - 25 Ground Gnd

Silverchair - The Greatest View

Filed under: lyrics

Silverchair - The Greatest View
A B7
You’re the analyst, the fungus in my milk
A Am A E
When you want no-one and you’ve got someone
A B7
Through the wind you crawl, a life of burning dunes
Bb F5 G5
Where no-one else would ever see

Asus A C D
Now that you know why you feel like you do
Asus A C D
They’re turning their head whilst they wait for no-one
Asus A F# C D E
And finally I know why you feel like letting go

A Amaj Bm
I’m watching you watch over me
D F
And I’ve got the greatest view from here 2x

A B7
Mistakes don’t mean a thing if you don’t regret them
A Am A E
So pack your tactic tools for the new tool
A B7
She didn’t want to fall to improve the withered skin
C D
No one else would ever see

A Amaj Bm
I’m watching you watch over me
D F
And I’ve got the greatest view from here 2x

Asus A C D
Now that you know why you feel like you do
Asus A C D
They’re turning their head whilst they wait for no-one
A5 F#5 C5 D5 E
And finally I know why I feel like you’re letting me go

A Amaj Bm
I’m watching you watch over me
D F
And I’ve got the greatest view from here 2x

Chord list:
A Amaj Am Asus D F B7 Bm E F5 G5 C
e|-0-| e|-0-| e|-0-| e|-0-| e|-5-| e|-X-| e|-0-| e|-2-| e|-0-| e|—| e|—| e|-0-|
B|-2-| B|-5-| B|-1-| B|-3-| B|-7-| B|-1-| B|-0-| B|-3-| B|-0-| B|—| B|—| B|-1-|
G|-2-| G|-6-| G|-2-| G|-2-| G|-7-| G|-2-| G|-2-| G|-4-| G|-1-| G|—| G|—| G|-0-|
D|-2-| D|-6-| D|-2-| D|-2-| D|-7-| D|-3-| D|-1-| D|-4-| D|-2-| D|-3-| D|-5-| D|-2-|
A|-0-| A|-0-| A|-0-| A|-0-| A|-5-| A|-X-| A|-2-| A|-2-| A|-2-| A|-3-| A|-5-| A|-3-|
E|—| E|—| E|—| E|—| E|—| E|—| E|—| E|—| E|-0-| E|-1-| E|-3-| E|—|
a d F#
e|-0-| e|-2-| e|-2-|
B|-5-| B|-3-| B|-2-|
G|-6-| G|-2-| G|-3-|
D|-7-| D|-0-| D|-4-|
A|-0-| A|—| A|-4-|
E|—| E|—| E|-2-|
xinininho@iol.pt

feel

Filed under: uneg2

Keingina selalu ada.
Tetapi sesorang bilang kalo aku harus bersaha mencapainya.

Entah apa yang ada dipikiran ku
Ego atau prinsip.
Untuk sekarang aku rasa semua sama saja.

Susah memang memprioritaskan suatu hal.
Sebeluma ada motivasi.

Ada rasa iri
Tapi kurasa itu hak orang lain.
Kita harus terima kenyataan.
Karena kenyataan bukan di hadapan kita,
Tapi ada di ruang dan waktu yang kita tempati.

Kemungkinan pasti ada.
Karena hari esok tidak ada yang tahu selain Allah.

Apakah ada hari esok?
Sebuah pertanyaan retorik.
Selain kita sendiri, ngak ada yang bias menentukan nasib kita.
Kecuali kematian yang udah menjadi jadwal kita sejak dari lahir.

13-08-07
02:95 AM

D.I.Y